SEJARAH

 

Secara historis UNY (pada waktu itu masih bernama IKIP) pernah memiliki beberapa sekolah laboratori, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak sampai Sekolah Lanjutan. Beberapa monumen sekolah laboratori tersebut pada saat ini masih eksis dan untuk beberapa sekolah nuansa kelaboratorian itu masih melekat. Sebagai contoh, SD Pakem 3 yang sekarang lebih dikenal dengan nama SD Percobaan, SMUN 1 Pakem yang lebih dikenal dengan sebutan SMA IKIP.

Keberadaan sekolah laboratori pada suatu LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan) memang teramat penting. LPTK yang tidak memiliki sekolah laboratori dapat dianalogkan dengan sekolah pertanian yang tidak memiliki lahan pertanahan untuk melakukan uji coba. UNY sebagai lembaga alih fungsi dari IKIP mestinya tetap mempunyai komitmen untuk melakukan berbagai eksperimen dalam rangka menemukan dan mengembangkan model pendidikan dan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan IPTEK. Hal demikian berarti sumbangan UNY terhadap pengembangan ilmu pendidikan dan scientist dalam bidang pendidikan tetap ada. Sekalipun UNY dapat "meminjam" sekolah di luar UNY sebagai tempat uji coba namun dengan status meminjam tersebut kadangkala sering mendapat hambatan sosiologis, psikologis, dan birokratis untuk menggunakan sekolah tersebut. Dengan berbagai alasan di atas maka perlu dipikirkan kembali adanya sekolah laboratori di lingkungan UNY.

Sejak tahun 1996 di FIP UNY berdiri program studi PGTK. Output dari lembaga pendidikan ini adalah guru TK. Pada tahun 2005 nama PGTK UNY semakin mendapat pengakuan dari masyarakat. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya animo masyarakat dari berbagai daerah memasuki program tersebut. Disamping itu dari kalangan akademik, pada tahun belakangan PGTK sering mendapatkan kunjungan dari berbagai perguruan tinggi, diantaranya dari UNM Malang, STAIN Tasikmalaya, STAIN Kediri, Universitas Setyawacana, dsb. Seiring dengan makin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap PGTK FIP UNY maka dirasa perlu untuk selalu mengembangkan diri. Salah satu upaya yang dapat segera perlu dilakukan adalah pendirian Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak Laboratori. Diharapkan dengan adanya KB dan TK Laboratori tersebut akan memberi beberapa keuntungan diantaranya yaitu: membantu menyediakan lahan praktek bagi mahasiswa PGTK, menyediakan tempat bagi para dosen dilingkungan FIP khususnya dan UNY pada umumnya, serta untuk mengembangkan teori dan praksis pendidikan TK. Pada akhirnya TK Laboratori Pedagogia didirikan pada tanggal 31 Desember 2015. Selanjutnya PGTK yang awalnya Prodi Diploma berkembang menjadi Program Sarjana PG PAUD sejak tahun 2008.